Home > Investasi, Perencanaan Keuangan > Tabungan dan Investasi

Tabungan dan Investasi

Punya tabungan, tetapi tak memiliki investasi, jelas tak lengkap. Begitu juga sebaliknya, investasi banyak, tetapi tidak memiliki dana tabungan, itu juga belum aman. Keduanya perlu dimiliki untuk mendapatkan keamanan finansial. Nah, salah satu kunci mendapatkan keamanan finansial adalah dengan menyeimbangkan tabungan dan investasi. Ini caranya:

* Prioritaskan kebutuhan

Kebutuhan pokok Anda akan sandang, pangan, dan papan tentu tak bisa dihindari. Tapi, ini juga bukan berarti Anda bisa menghabiskan seluruh gaji untuk memenuhi ketiga kebutuhan tersebut. Jika Anda ingin berusaha menyisihkan lebih banyak uang, maka cobalah untuk mulai mengurangi kebiasaan makan dan minum di restoran mewah dan belanja barang-barang yang tak perlu. Dengan menurunkan sedikit semangat belanja dan jajan, Anda akan merasakan betapa banyak jumlah uang yang bisa Anda manfaatkan untuk berinvestasi.

* Investasikan dana secara reguler
Jika tabungan tak banyak dialokasikan di pasar dan Anda memiliki banyak uang tunai, berarti Anda berada dalam posisi yang baik. Bila saat ini 80 persen uang Anda berada di bank, sedangkan 20 persen sisanya telah diinvestasikan, sah-sah saja bila Anda ingin meningkatkan jumlah investasi menjadi 40 persen. Namun, jangan sampai Anda salah perhitungan. Ada baiknya Anda membandingkan lebih dulu bunga investasi yang satu dengan model investasi lainnya. Selain itu, cobalah membangun posisi secara perlahan dengan menginvestasikan dana secara reguler dan berkala. Selain itu, Anda juga bisa mencoba masuk ke pasar investasi ketika indeks sedang turun. Dengan begitu, keuangan Anda akan lebih aman.

* Investasi realistis
Agar keuangan tetap dalam kondisi aman, ada baiknya jangan terlalu mengharapkan meraup keuntungan besar. Dalam hal ini, Anda perlu mencari tahu kapan perlu membeli dan menahan aset investasi Anda. Jika saat ini harga investasi Anda sedang menurun, maka tak perlu panik dan terburu-buru menarik diri keluar dari pasar. Sebaiknya lakukan riset dan perhatikan reaksi pasar untuk mencari kesempatan menjual aset. Setelah itu, Anda juga tak perlu terburu-buru memutar uang Anda ke dalam aset investasi baru. Selamatkan lebih dulu uang Anda dalam tabungan dan lakukan riset untuk memilih jenis investasi berikutnya.

* Jangan asal investasi
Sekarang ini banyak sekali tawaran investasi fiktif. Anda bisa lihat di surat kabar, janji-janji investasi yang menggiurkan. Misalnya, hanya dengan menanam modal Rp 10 juta, Anda bisa mendapatkan hasil lima kali lipat. Sebaiknya jangan mudah tergiur oleh iming-iming mendapatkan hasil besar dalam waktu singkat. Maka dari itu, sebelum Anda menanamkan uang, teliti dulu investasi tersebut. Pelajari portofolionya sehingga Anda bisa mengantisipasi risikonya.

Dari penjelasan diatas resiko ada di mana-mana. Kehilangan pekerjaan, dipecat, dipensiunkan, kepala keluarga anak dan istri menderita sakit hingga masukICU, atau keluarga anda telantar gara-gara kehilangan seorang kepala keluarganya sehingga tabungan dan investasi kita tidak berjalan sesuai dengan harapan kita. Semuanya bisa terjadi kepada siapapun tanpa terkecuali, kepada saya maupun anda. Sebelum hal itu terjadi, sudahkan anda mempersiapkannya?

12 Most Common SEO Mistake

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: